Jarang Diketahui, Akhir Perjalanan Nabi khidir Saat Bertemu Dajjal

Isi Konten [Tampilkan]
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 


Kaum muslimin & muslimat, Ikhwan & Akhwat sahabat Didikan Islamic yang dimuliakan ALLAH SWT. 
Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan pengetahuan tentang :

Pertemuan Nabi Khidir dan Dajjal


Awal Mula Kemunculan Dajjal

        Dajjal merupakan fitnah terbesar yang akan terjadi di akhir zaman. Dengan datangnya Dajjal berarti sebuah tanda akan berakhirnya dunia ini, Dajjal akan datang dan mengaku sebagai Tuhan pemilik surga dan neraka pada awal kedatangannya, Dajjal menyuruh kepada umat Islam mengaku sebagai Muslim ,kemudian mengaku sebagai nabi, dan akhirnya ia mengaku sebagai Tuhan. Imam Ahmad mengatakan Dajjal memiliki keledai yang bisa terbang lebar kedua telinga keledai itu empat puluh Hasta, keledai itu memiliki kekuatan satu langkahnya sama dengan satu mil jaraknya, keledai tersebut memakan api dan menghembuskan asap dapat terbang di atas daratan dan dapat menyeberangi lautan.
Dikatakan dalam hadits bahwa Dajjal akan memasuki semua negeri dengan membawa fitnah dan kerusakan kecuali Mekah dan Madinah. 

        Dari Anas bin Malik Rasulullah shallallahu'alaihiwasallam bersabda : "tidak ada satu Negeri pun kecuali akan dimasuki Dajjal kecuali Mekah dan Madinah dia tidak mendapati celah jalan masuk kecuali padanya ada malaikat berbaris menjaganya". Didalam Hadits Riwayat Bukhari mengatakan Dajjal muncul dari arah Timur khurasan Negeri Persia, Ibnu Katsir berkata bahwa munculnya dajjal adalah dari daerah yang disebut yahudiyyah. Kemunculan Dajjal baru terlihat jelas ketika ia sampai di suatu tempat antara Irak dan syam. Ibnu Majah meriwayatkan bahwa Dajjal akan muncul di tengah-tengah pasukan khawarij, para pengikut dajjal adalah mayoritas umat Yahudi, orang fasik, orang kafir, munafik, rakyat jelata berbagai suku bangsa, anak-anak hasil diluar pernikahan ,para pria yang seperti wanita, dan para wanita yang seperti pria.
Sebelum keluarnya Dajjal manusia diuji telebih  dahulu dengan kemarau dan kelaparan, serta tidak turunnya hujan dan musnahnya pepohonan akibat kekeringan selama tiga tahun berturut-turut .hewan ternak pun banyak yang mati karna keadaan itulah yang menjadi peluang besar bagi Dajjal untuk menyebarkan fitnah dan misinya karena Dajjal dianugerahi oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala memiliki banyak kelebihan.

Kemampuan Dajjal Yang Luar Biasa

        Dajjal sanggup menghidupkan orang mati yang kematiannya karena ia bunuh, menyembuhkan orang buta, orang sakit,  menghidupkan orang yang sudah lama mati dan memunculkan kesuburan. Dajjal juga mampu membawa Sungai surga dan neraka, memerintahkan langit untuk menurunkan hujan maka turunlah hujan, memerintahkan bumi untuk menumbuhkan maka tumbuhlah tanaman tanaman,dia dapat melihat dan mendengar di banyak tempat pada saat waktu yang bersamaan dan dia mempunyai keahlian untuk menipu manusia.Namun satu hal yang perlu kita ketahui bahwa segala kelebihan yang dia miliki semua itu hanyalah sihir dan tipu dayanya saja dalam hadis dikatakan pada musim kemarau panjang itu Dajjal akan bertanya : "apakah kamu menginginkan api atau air jika menjawab air itu makna api yang diberikan-nya jika menjawab api ia akan memberikan air dan juga bekerjasama dengan para setan dan golongan jin Qorin yang wajahnya Sama persis dengan orang-orang yang telah lama meninggal seperti orangtua, saudara atau kerabat. Kemudian jin-jin itu akan menampakan diri mereka kepada orang yang masih hidup kemudian para setan tersebut akan mengatakan bahwa dajjal adalah Tuhan namun disaat fitnah Dajjal mencapai pada puncaknya muncullah Nabi Khidir dan membongkar segala fitnah dan tipu dayanya. 

Pertemuan Antara Dajjal Dan Nabi Khidir AS

        Pada pertemuan itu Nabi Khidir Alaihissalam mengungkap seluruh fitnah dan kebohongan Dajjal dia akan bersaksi dan meyakinkan umat manusia inilah Dajjal yang sesungguhnya dan dijelaskan lah segala kebohongannya setelah Nabi Khidir AS bersaksi di hadapan umat manusia ,lalu Dajjal memenggal kepalanya dan memamerkan kekuatannya sekaligus demi merapuhkan keyakinan umat Islam atas persaksian Nabi Khidir Alaihis Salam, setelah Nabi Khidir Alaihissalam terpenggal dan tercincang lalu dengan keahlian sihir yang dikuasainya Dajjal pun menghidupkan dan membangkitkan kembali Nabi Khidir Alaihissalam, lalu Dajjal dengan bangga berkata kepada semua orang yang menyaksikan kejadian itu, "Bukankah kalian sudah melihat kekuasaanku sebagai Tuhan kalian maka semakin Yakinlah para pengikut Dajjal bahwa ia adalah Tuhan namun Nabi Khidir Alaihissalam kembali menentangnya dan bersaksi atas kesaksian dan Dajjal. 

        Berkata Nabi Khidir AS "Wahai sekalian manusia dia tidak akan melakukan hal seperti ini terhadap seorang pun setelah aku", lantas Dajjal pun memenggal Nabi Khidir Alaihissalam untuk kedua kalinya namun atas izin Allah Dajjal tidak sanggup untuk membunuhnya dengan cara itu. Pedang hingga gergaji pun tidak bisa melukai tubuh Nabi Khidir AS, Dajjal melemparkannya ke neraka terakhir. 

        Dalam hadits dijelaskan orang-orang yang menyaksikan kejadian itu mengira dia dilemparkan ke neraka dan Rasulullah pun segera menegaskan padahal Ia dilemparkan ke surganya Allah subhanahuwata'ala derajatnya mulia dan dia adalah Syuhada yang paling Agung di sisi Allah Azza wajalla, setelah kejadian itu barulah sebagian umat semakin yakin dan segera berbaiat kepada Imam Mahdi, Rasulullah bersabda "pria ini adalah orang yang derajatnya paling dekat denganku sekaligus Syuhada yang paling Agung di mata Tuhan semesta alam, ajal Nabi Khidir Alaihissalam ditunda sampai Ia mengingkari Dajjal" ,dua kutipan hadits itu dari riwayat Abu Said al-khudri radhiallahu Anhu. 

        Didalam hadits itu beliau mengatakan pria yang dibunuh dan dihidupkan itu adalah Nabi Khidir Alaihissalam.

Asal-Usul Dajjal Laknatullah

 Ada satu Hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang meriwayatkan tentang asal-usul Dajjal, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda "ayah dan ibu Dajjal itu melewati perkawinannya selama tiga puluh tahun tanpa melahirkan satu anak pun kemudian lahirlah dari mereka seorang anak laki-laki yang buta sebelah matanya ia menjadi orang yang paling berbahaya dan paling sedikit manfaatnya bagi kedua orang tuanya dan bagi umat manusia, kedua matanya tertidur tetapi hatinya tetap terjaga" Hadits riwayat Imam Ahmad. Dalam musnadnya Dokter Muhammad Isa Daud menjelaskan dalam bukunya tentang masalah kehidupan dan asal-usul Dajjal yang sangat berkaitan dengan hadits Rasulullah, beliau menjelaskan ayah dan ibu Dajjal adalah hasil dari hubungan sedarah ayahnya lahir dari hubungan terlarang antara adik dan kakak kandung, begitu juga ibunya Setelah lama menikah ayah dan ibu Dajjal tidak memiliki keturunan sampai pada usia pernikahan yang ke-30 tahun dan setelah 30 tahun menikah barulah mereka memiliki seorang anak.


Masa Kecil Dajjal

         Dajjal lahir dari hubungan ketika ibunya sedang menstruasi lalu terjadilah kehamilan sebagai pengaruh perbuatan syaithan sejak terlahir di dunia sampai berumur empat tahun, Dajjal hanya tidur sepanjang waktu tidak pernah bangun namun Ia tetap bernafas dan jantungnya tetap berdetak dan ia tidak pernah makan dan menyusu hingga keadaannya itu mengakibatkan payudara ibunya mengalami pembengkakan hebat dan menimbulkan panas yang luar biasa hingga ibunya pun meninggal. 

        Pada umur lima tahun Ia tiba-tiba terbangun pada suatu malam lalu ia bergerak merangkak seperti balita ia berjalan kearah patung-patung berhala kemudian tidur di atas patung itu dan membuang kotorannya di atas kepala patung berhala itu, sang ayahpun bangun keesokan harinya dan mendapati anaknya tertidur di patung Tuhan mereka, pada hari itu kebetulan hari upacara besar penyembahan berhala mereka yang dihadiri oleh raja. Pada pelaksanaan upacara penyembahan itu tercium lah oleh sang raja bau amis kotoran manusia setelah dicari tahu ternyata kedapatan ada Dajjal dan kotorannya diatas kepala berhala itu sontak Raja pun marah besar dan Memanggil Ayah dan Dajjal dan meminta penjelasannya, kebetulan Ayah Dajjal Pada masa itu adalah salah seorang agama yang dipercayai oleh sang raja .

        Ayah Dajjal pun menjelaskan bahwa dia juga tidak mengetahui Mengapa anaknya berada di atas patung itu lantas raja dan seluruh masyarakat tidak ada yang percaya dengan jawaban sang ayah dan akhirnya ayahnya pun diusir dan tertimpa penyakit parah hingga meninggal dalam kesengsaraan kemudian Dajjal pun diambil dan dirawat oleh kerajaan. Kisah ini sangat tepat sesuai dengan yang telah disampaikan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan Imam Ahmad, kelahiran ayah-ibunya dari hasil zina sedarah dan kelahirannya setelah 30 tahun, orangtuanya menikah dan dari hubungan saat Ibunya menstruasi dan setelah lahirnya hanya membuat orangtuanya kualat dan sengsara setelah berada didalam istana selama satu tahun Negri tempat Dajjal samiri dilanda bencana dahsyat Allah ta'ala memusnahkan negeri itu karena perbuatan penduduknya yang menyembah berhala dan bermaksiat melampaui batas, kemudian Allah memerintahkan Jibril menyelamatkan Dajjal dan membawanya ke sebuah pulau terpencil yang terletak di tengah-tengah lautan luas yang disebut laut Yaman, Pulau itu bernama socotra disitulah Dajjal sejak kecil hingga tumbuh dewasa dan dia ditemani serta diajarkan oleh seekor burung bernama jassasah dimana burung ini mampu berbahasa manusia dan memiliki bulu yang lebat hingga sulit mengetahui dimana kepala dan ekornya, namun burung jassasah hanya menemani Dajjal sampai kenabian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Karena setelah burung jassasah melaksanakan perintah Allah untuk mengajarkan ilmu dan ketuhanan Allah kepada Dajjal tibalah ia ditanya Siapa Tuhan yang patut untuk engkau sembah Hai Dajjal?kemudian dajjal malah menjawab Akulah Tuhan. 

        Sejak saat itu lah  burung jassasah pergi meninggalkan Dajjal dengan teriakan yang sangat keras hingga membuat telinga Dajjal mengeluarkan darah dan pingsan sejak itulah dajjal dilaknat dan terikat dengan rantai sampai saat ini hingga waktu yang telah ditentukan Allah subhanahuwata'ala. Menjelang hari kiamat perlu kita ketahui bahwa Dajjal termasuk makhluk ciptaan Allah yang ditangguhkan umurnya sampai menjelang hari kiamat dengan membawa fitnah dan sihir jahat yang tidak dimiliki para penyihir sejak zaman Nabi Musa Alaihissalam. Dajjal lahir 100 tahun lebih awal dari Nabi Musa Alaihissalam dan tidak jauh berbeda dengan Nabi Khidir yang sejaman dengan Nabi Musa dan pernah menjadi guru Nabi Musa Alaihis Salam dan Dajjal akan mati di tangan Nabi Isa Alaihis Salam dan para tentaranya akan dihadapi oleh umat Islam di akhir zaman yang dipimpin oleh Imam Mahdi.

Wallahu'allam

  •             Demikian lah ilmu pengetahuan islam yang bisa kami berikan kepada seluruh Ikhwan & Akhwat sahabat Didikan Islamic yang dirahmati oleh Allah SWT. Apabila terdapat suatu kesalahan dalam penyampaian ilmu islam, boleh Antum kritik dan memberi saran agar bisa kami perbaiki . Semoga menjadi berkah untuk kehidupan kita semua. Dihari yang penuh berkah ini kami mengajak kepada seluruh kaum muslimin agar saling berbagi kebaikan ilmu yang diambil dari artikel dibawah ini. Mari kita saling berbagi pengetahuan kepada orang-orang terdekat kita utamanya agar mereka mendapatkan berkah dan ilmu pengetahuan dari apa yang sudah kita share.
  •             Semoga dengan berkah kita meluangkan waktu selama beberapa menit untuk membagikan artikel ini menjadikan kita mudah dalam segala urusan dunia maupun akhirat. Dan menjadi amal ibadah kita. 
  •             Bayangkan apabila ada 100 orang bahkan lebih dari itu mereka yang mengambil kebaikan ilmu dari apa yang kita bagikan, maka sebanyak itulah amal ibadah kita. Mari saling berbagi (SHARE) 🙏🏻 .Semoga amal ibadah kita berbagi dihari ini diterima oleh Allah SWT

Belum ada Komentar untuk "Jarang Diketahui, Akhir Perjalanan Nabi khidir Saat Bertemu Dajjal"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel