Nabi Hizqil Dan Suatu Kaum Yang Allah Bangkitkan Dari Kematian Setelah Ribuan Tahun

Isi Konten [Tampilkan]
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 


Kaum muslimin & muslimat, Ikhwan & Akhwat sahabat Didikan Islamic yang dimuliakan ALLAH SWT. 
Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan pengetahuan tentang :


Nabi Hizqil Dan Suatu Kaum Yang Diazab Allah Lalu Kemudian Bangkit Dari Kematian Setelah Ribuan Tahun Lamanya




    Menurut Alkisah di masa pra Islam (yakni masa sebelum Nabi Muhammad SAW), terdapat sebuah Negeri yang bernama Dawirdan atau lebih sering dijuluki (Jawurdan). Bani Israil tinggal di sana dengan populasi yang sangat besar. Ada yang berkata jumlah mereka 4 ribu atau bahkan mencapai populasi penduduk sampai 8 ribu jiwa. Namun ada pula yang menuturkan jumlahnya mencapai 30 ribu atau 40 ribu orang. 
Para 'ulama berbeda-beda pendapat mengenai jumlah para penduduk di Negeri Dawirdan tersebut.
Tetapi disini Kami tidak akan membahas tentang berapa jumlah seluruh penduduk disana, melainkan kami akan memberikan infomasi dan kisah yang sangat menarik untuk kita simak bersama.
Dimana pada zaman sekarang mungkin diantara kalangan dari kita sangat jarang bahkan tidak pernah sama sekali mendengar ataupun mengetahui tentang cerita ini.


Wabah Yang Melanda Negeri Dawirdan

    Suatu hari, wabah Tho’un melanda Negeri tersebut. Penyakit mematikan itu menghantui dan menakuti seluruh penduduk negeri. Mereka sangat takut akan kematian, hingga setiap penduduk berkemas dan berniat meninggalkan desa. Mereka lari menghindari wabah dengan berkeyakinan dapat lari dan aman dari kematian.

Puluhan ribu orang Bani Israil itu pun bergegas dan bersiap meninggalkan Negeri Dawirdan. Mereka pindah ke suatu tempat di dataran rendah yang diyakini aman dari wabah Tha’un.
Mereka bersuka cita dengan negeri baru yang akan mereka tempati itu. Dengan sombong mereka merasa dapat melawan wabah kematian tersebut dan berpikir akan hidup dengan usia yang sangat lama.

Diazab nya Kaum Bani Israil

    Namun Allah lah Sang Maha Kuasa dan Yang Maha Mematikan. 
Allah Ta’ala mengutus dua malaikat ke dataran rendah Negeri baru warga Dawirdan. Salah satu malaikat berada di atas lembah dekat negeri tersebut. Adapun satu malaikat lain menuju bagian bawahnya.
Serentak, kedua malaikat tersebut meneriakkan sebuah pekikkan. Lalu matilah seluruh Bani Israil yang berada di negeri tersebut. Tak ada satu pun dari mereka yang tersisa. 
Semuanya tergeletak menjadi mayat, bergelimpangan tak ada yang mengurus.
Beberapa waktu berlalu, tak ada yang tahu mengenai negeri tersebut. Mayat-mayat penduduknya terkubur sendirinya. 
Mereka membusuk dan tersisa tulang belulang saja.

Tulang satu dengan tulang lain pun tercerai berai. Bahkan seandainya ada sekumpulan arkeolog pun, mereka tak akan sanggup untuk menyatukan rangka puluhan ribu mayat Bani Israil yang sangat berantakan itu.

Kedatangan Nabi Hizqil

    Hingga kemudian, dengan takdir Allah SWT, seorang Nabi melewati bekas Negeri tersebut. Ia bukan lah salah satu dari 25 nabi yang dikenal. Namun beliau merupakan salah satu manusia pilihan Allah. Sebagian pendapat para 'Ulama, nama nabi tersebut ialah Nabi Hizqil.

Nabi Hizqil tengah memikirkan bagaimana cara Allah membangkitkan orang-orang yang mati kelak di hari akhir. 
Beliau sangat penasaran dengan keajaiban tersebut. Nabi Hizqil pun kemudian berdo'a agar Allah menunjukkannya, yakni menunjukkan kebangkitan manusia dari alam kubur yang tak lagi tersisa kecuali tulang yang telah membusuk di Negeri Dawirdan tersebut.

Dibangkitkan nya kembali Kaum Bani Israil

Allah Ta'ala kemudian membangkitkan kembali warga Dawirdan yang telah musnah. Tulang belulang mereka yang tercerai berai disatukan kembali dengan sempurna.

Lalu tulang tersebut terbungkus kembali dengan daging, otot dan kulit. Kembali pula satu per satu anggota tubuh mereka, kemudian ruh-ruh mereka. Puluhan ribu Bani Israil itu pun hidup kembali setelah puluhan tahun dimusnahkan.
Nabi Hizqil menyaksikan peristiwa luar biasa itu dengan kedua matanya. Sementara penduduk Dawirdan yang bangkit dari kubur merasa baru saja bangun dari tidur yang amat panjang.

“Maha suci bagi Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah,” ucap mereka.

Dalil Kisah 

    Kisah menakjubkan ini dicantumkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya. Beliau mengisahkannya saat menjelaskan ayat Allah, “Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang ke luar dari kampung halaman mereka, sedang mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati; maka Allah berfirman kepada mereka: “Matilah kamu”, kemudian Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan dari manusia yang tidak bersyukur.” (QS: Al-Baqarah: 243).

Hikmah Kisah 

    Dari kisah tersebut banyak hikmah yang bisa kita dipetik dan ambil pelajaran. 
Di antaranya tentang sikap bergantung hanya kepada Allah. Bani Israil ingin menghindari takdir kematian dan menginginkan usia yang panjang.

  • Tak bergantung hanya kepada Allah, mereka pun berpendapat bahwa pergi merupakan cara yang tepat menghindari wabah. Namun siapa sangka, yang mereka lakukan justru mendekatkan diri kepada kematian.

  • Adapun hikmah lain dari kisah tersebut yakni tentang bagaimana kuasa Allah dalam menghidupkan manusia baik ruh maupun jasadnya. Dengan cara yang sama, Allah akan membangkitkan seluruh manusia kelak di hari kebangkitan. Sesungguhnya bagi Allah sangatlah mudah melakukannya.

  • Selain itu, tentang takdir kematian juga menjadi hikmah berharga dari kisah tersebut. sesungguhnya setiap orang tidak dapat menghindari kematian maupun mendahulukannya. Sebagaimana firman-Nya, “Orang-orang yang mengatakan kepada saudara-saudaranya dan mereka tidak turut pergi berperang, ‘Sekiranya mereka mengikuti kita, tentulah mereka tidak terbunuh’. Katakanlah, ‘Tolaklah kematian itu dari diri kalian, jika kalian orang-orang yang benar’.” (QS. Ali Imran: 168).

  •             Demikian lah ilmu pengetahuan islam yang bisa kami berikan kepada seluruh Ikhwan & Akhwat sahabat Didikan Islamic yang dirahmati oleh Allah SWT. Apabila terdapat suatu kesalahan dalam penyampaian ilmu islam, boleh Antum kritik dan memberi saran agar bisa kami perbaiki . Semoga menjadi berkah untuk kehidupan kita semua. Dihari yang penuh berkah ini kami mengajak kepada seluruh kaum muslimin agar saling berbagi kebaikan ilmu yang diambil dari artikel dibawah ini. Mari kita saling berbagi pengetahuan kepada orang-orang terdekat kita utamanya agar mereka mendapatkan berkah dan ilmu pengetahuan dari apa yang sudah kita share.
  •             Semoga dengan berkah kita meluangkan waktu selama beberapa menit untuk membagikan artikel ini menjadikan kita mudah dalam segala urusan dunia maupun akhirat. Dan menjadi amal ibadah kita. 
  •             Bayangkan apabila ada 100 orang bahkan lebih dari itu mereka yang mengambil kebaikan ilmu dari apa yang kita bagikan, maka sebanyak itulah amal ibadah kita. Mari saling berbagi (SHARE) 🙏🏻 .Semoga amal ibadah kita berbagi dihari ini diterima oleh Allah SWT




Belum ada Komentar untuk "Nabi Hizqil Dan Suatu Kaum Yang Allah Bangkitkan Dari Kematian Setelah Ribuan Tahun"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel