Rasulullah turun tangan dan berdialog dengan ular berusia ribuan tahun

Isi Konten [Tampilkan]
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 


Kaum muslimin & muslimat, Ikhwan & Akhwat sahabat Didikan Islamic yang dimuliakan ALLAH SWT. 
Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan pengetahuan tentang :

Rasulullah turun tangan dan berdialog dengan ular berusia ribuan tahun


        Sayyidina Abu Bakar radhiallahu Anhu mendapat tempat tertinggi disisi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ketika beliau ditanya siapa lelaki yang paling dicintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah telah menjadikanku sebagai kasihnya sebagaimana dia menjadikan Ibrahim sebagai kekasihnya dan kalau saja aku mengambil dari umatku sebagai kekasih aku akan jadikan Abu Bakar sebagai kekasih" (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

         Kisah pengorbanan para sahabat memang tiada Habisnya dari Abu Bakar, Umar, Utsman ,Ali, juga para sahabat yang lain Mereka tak pernah memperhitungkan kerugian yang akan dihadapi bahkan kehilangan nyawa pun tidak menjadi masalah bagi mereka inilah yang ditunjukkan oleh Abu Bakar As Shiddiq radhiallahu Anhu sebagai seorang sahabat kepercayaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. 

        Ia merelakan semua yang ia miliki demi keselamatan dan perjuangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahkan Abu Bakar radhiallahu rela merelakan nyawanya terancam demi menemani Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika dikejar-kejar oleh para jagal Quraisy untuk membunuh rasulullah, kisah ini berawal dari keikutsertaan Abu Bakar radhiallahu Anhu bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebelum meninggalkan kota Mekah. Saat Pemuda kafir Quraisy yang berniat membunuh rasulullah shallallahu alaihi wasallam namun mereka kehilangan jejak Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan hanya menemukan seorang pemuda bernama Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu. 

        Sementara terlebih dahulu Abu Bakar radhiallahu Anhu mendampingi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersembunyi di gua kecil di Bukit Tsur Sayidina Abu Bakar radhiyallahu Anhu tetap setia mendampingi Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersembunyi di dalam gua. Dalam satu riwayat dikatakan mereka selama 3 hari 3malam berada di dalam gua itu untuk memastikan situasi aman. Sebelum memasuki gua dengan ketulusan dan kecintaannya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Abu Bakar radhiallahu Anhu dengan sigapnya mengecek dan menutup lubang-lubang yang ada di dalam gua agar mereka terhindar dari binatang buas di dalam gua itu, rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan sahabat Abu Bakar radhiallahu Anhu sepakat untuk bergantian istirahat dan berjaga dalam tidurnya terseluruh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melabuhkan kepalanya di pangkuan sang sahabat.

         Di dalam gua yang dingin dan remang itu tiba-tiba seekor ular mendesis keluar dari salah satu lobang yang belum ditutup oleh Abu Bakar radhiallahu Anhu Abubakar menatapnya waspada ingin sekali ia menarik kedua kakinya untuk menjauh dari hewan yang berbisa itu, namun keinginan itu hanya dari benaknya karena  tak ingin Ia mengganggu tidur Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Dalam hati abu bakar berkata Bagaimana mungkin ia tega membangunkan Kekasih Allah subhanahuwata'ala. Sayyidina Abu Bakar radhiallahu Anhu menutup lubang itu dengan salah satu kakinya lalu ular itu menggigit pergelangan kakinya tapi kakinya tetap saja Tak Bergerak sedikitpun, dalam hening sekujur tubuh Abubakar terasa panas ketika bisa Ular menjalar cepat di dalam tubuhnya.

        Abubakar tak kuasa menahan isak tangis ketika rasa sakit itu tak tertahankan lagi dan tanpa sengaja air matanya menetes mengenai pipi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang tengah berbaring.  Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun terbangun lalu berkata Wahai hamba Allah Apakah engkau menangis karena menyesal mengikuti perjalanan ini, Tentu saja tidak Ya Rasulallah saya Ridho dan ikhlas mengikutimu kemanapun jawab Sayyidina Abu Bakar radhiallahu Anhu, lalu Mengapa engkau meluruhkan air mata bertanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

         Dengan bersahaja seekor ular baru saja menggigitku ya Rasulullah lalu bisanya menjalar begitu cepat kedalam tubuhku jawab Abu Bakar dengan suara tercekat, lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berbicara kepada ular itu, "Hai ular Tahukah Engkau jangankan daging atau kulit Abubakar rambut Abu Bakar pun haram kau makan" dialog Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ular itu adalah salah satu mukjizat beliau sehingga Abu Bakar pun mendengar dialog mereka ular itu menjawab Ya aku mengerti wahai Rasulullah Ya Rasulullah sejak ribuan tahun yang lalu ketika Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengatakan barangsiapa memandang kekasihku Muhammad fi'il mahabbah atau dengan kecintaan aku anggap cukup untuk menggelar dia ke surga.

        Ya Allah ya robb beri aku kesempatan yang begitu Cemerlang dan indah aku ular ingin memandang wajah kekasih mu dengan Mahabbah lanjut ular. Lalu Allah subhanahu wa ta'ala berfirman silahkan pergi ke Jabal Tsur tunggu di sana kekasihku akan datang pada waktunya, ribuan tahun aku menunggu di sini aku dilanda oleh Kerinduan untuk berjumpa engkau Ya Rasulullah tapi sekarang ditutup oleh kaki Abu Bakar, maka kugigit lah dia aku tidak ada urusan dengan Abubakar Aku ingin bertemu engkau wahai Muhammad Rasulullah jawab ular. Mendengar penjelasan itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun bersabda Lihatlah ini lihat wajahku maka ular itu pun memandang wajah Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan mahhabbah penuh cinta dan kasih sayang. 

        Tanpa menunggu waktu dengan penuh kasih sayang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meraih pergelangan kaki Abu Bakar dengan mengagungkan nama Allah subhanahuwata'ala sang pencipta semesta, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi enam mengusap bekas gigitan itu dengan ludahnya, mahasuci Allah seketika rasa sakit itu hilang tak berbekas Gua Tsur kembali ditelan senyap kini giliran Abubakar yang beristirahat dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berjaga Abubakar menolak ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menawarkan pangkuannya untuk beristirahat Abu Bakar tidak akan rela jika dirinya membebani pangkuan yang penuh berkah itu. Sungguh tinggi pengorbanan kecintaan dan adab Sayyidina Abu Bakar radhiallahu Anhu kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, dalam hadits Bukhari disebutkan dalam riwayat sahabat Ibnu Umar radhiallahu Anhu bahwa Beliau mengatakan Kami para sahabat pernah menilai orang terbaik di zaman Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, maka kami dapatkan yang terbaik adalah Abu Bakar radhiallahu Anhu kemudian Umar bin Khatab radhiyallahu Anhu kemudian Utsman bin Affan radhiallahu Anhu mudah-mudahan Allah meridhoi mereka semua.

         Ya Allah bahkan penilaian tersebut disampaikan oleh sahabat Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu ketika ditanya oleh putranya Muhammad bin al-hanafiyah yang mengatakan "aku bertanya kepada Ayahku siapa yang terbaik setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, maka ia menjawab Abubakar akupun bertanya lagi Kemudian siapa setelah itu ia menjawab kemudian Umar maka aku khawatir dia akan menjawab Usman setelah itu akupun segera memotongnya kemudian engkau ia menjawab Aku hanyalah seseorang dari kaum muslimin "(Hadits Riwayat Bukhari).

         Muhammad bin al-hanafiyah yang bernama asli Muhammad bin Ali Bin Abi Thalib adalah salah seorang anak dari Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu ibunya Kaulah bin ja'far dari bani Hanifah yang dinikahi Ali setelah wafatnya Fatimah az-zahra putri Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Ia lahir sekitar tahun 636 di Madinah yaitu pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan radhiallahu Anhu Sayidina Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu adalah manusia Mulia Beliau memiliki nasab Mulia, beliau adalah menantu dan suami dari Putri kesayangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Fatimah az-zahra radhiallahu anha ha, dari hasil pernikahan mereka Allah subhanahuwata'ala mengaruniakan dua cucu kesayangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yaitu Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husain hingga terus berlanjut keturunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melalui mereka hingga saat ini mereka adalah para habaib. Sayidina Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu juga termasuk dalam 10 sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang dijamin masuk surga Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda dalam (hadits riwayat Ahmad Tirmidzi dan an nasai).Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: "Abubakar disurga Umar di surga Usman disurga Ali disurga tolhah disurga az-zubair disurga Abdurrahman bin Auf di surga saat bin Abi waqqash disurga Said bin Zaid disurga Abu Ubaidah bin al-jarrah di surga"
.
wallahu'allam

 semoga kisah ini dapat menambah ilmu dan menambah ketakwaan kita kepada Allah subhanahuwata'ala, sekian dan terima kasih Wasalamu'allaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.


  •             Demikian lah ilmu pengetahuan islam yang bisa kami berikan kepada seluruh Ikhwan & Akhwat sahabat Didikan Islamic yang dirahmati oleh Allah SWT. Apabila terdapat suatu kesalahan dalam penyampaian ilmu islam, boleh Antum kritik dan memberi saran agar bisa kami perbaiki . Semoga menjadi berkah untuk kehidupan kita semua. Dihari yang penuh berkah ini kami mengajak kepada seluruh kaum muslimin agar saling berbagi kebaikan ilmu yang diambil dari artikel dibawah ini. Mari kita saling berbagi pengetahuan kepada orang-orang terdekat kita utamanya agar mereka mendapatkan berkah dan ilmu pengetahuan dari apa yang sudah kita share.
  •             Semoga dengan berkah kita meluangkan waktu selama beberapa menit untuk membagikan artikel ini menjadikan kita mudah dalam segala urusan dunia maupun akhirat. Dan menjadi amal ibadah kita. 
  •             Bayangkan apabila ada 100 orang bahkan lebih dari itu mereka yang mengambil kebaikan ilmu dari apa yang kita bagikan, maka sebanyak itulah amal ibadah kita. Mari saling berbagi (SHARE) 🙏🏻 .Semoga amal ibadah kita berbagi dihari ini diterima oleh Allah SWT

Belum ada Komentar untuk "Rasulullah turun tangan dan berdialog dengan ular berusia ribuan tahun"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel