Hukum Ghunnah Musyaddadah

Konten [Tampil]
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 


Kaum muslimin & muslimat, ikhwan & akhwat sahabat DA'I yang dimuliakan ALLAH SWT. 
Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan pengetahuan tentang :

GHUNNAH MUSYADDADAH



Ghunnah Musyaddadah ialah, apabila bacaan Nun atau Mim yang bertasydid, maka disebut " Ghunnah Musyaddadah ". yaitu artinya " dibaca berdengung karena disebabkan tasydid ".
Cara membaca Nun atau Mim yang bertasydid ialah dengan berdengung sepanjang 2 harokat ( 1 Alif ), baik ketika washol ( disambung ) maupun waqof ( berhenti ).
Untuk membuktikan mim dan nun sebagai sumber ghunnah adalah dengan menekan hidung saat melafalkan mim dan nun. Apabila ada getaran, berarti sudah betul ada ghunnahnya. Dalam kitab Tuhfatuh Athfal dijelaskan:

وَغُنَّ مِيمًـا ثُـمَّ نُونًـا شُدِّدَا • وَسَمِّ كُلاً حَـرْفَ غُنَّـةٍ بَــدَا
Artinya:
Dan dengungkanlah mim dan nun yang bertasydid, dan kedua huruf tersebut disebut dengan huruf ghunnah.
Pada dasarnya mim dan nun disifati ghunnah dalam keadaan apapun. Namun, apabila mim dan nun bertasydid, maka ghunnahnya semakin jelas dan nampak. Begitu pula dalam kitab Muqaddimah Al-Jazariyyah dijelaskan:

وَأَظْهِرِ الغُنَّةَ مِنْ نُـوْنٍ وَمِنْ مِيْمٍ • إِذَا مَا شُدِّدَا وَأَخْفِيَنْ

Artinya:
Dan jelaskanlah ghunnah pada nun dan mim apabila keduanya bertasydid.
Kata (أَظْهِرْ) dimaknai dengan (أَكْمِلْ) yang artinya “sempurnakanlah”. Ghunnah pada mim dan nun yang bertasydid harus disempurnakan dan ditahan selama dua harakat.
Adapun contoh bacaan Ghunnah Musyaddadah, dapat antum simak di ayat berikut ini.


Contoh nun bertasydid
إِنَّا – فِيْهِنَّ - مَلِكِ النَّاسِ
Contoh mim bertasydid
ثُمَّ - مُحَمَّدٌ – تُحَمِّلْنَا
Contoh Idhgam bigunnah
مِنْ نَّاصِيْرِيْنَ - عَذَابٌ مُّقِيْمٌ
Contoh Idghom mitslain
وَآمَنَهُمْ مِّنْ - لَكُمْ مَّا فِي الْأَرْضِ - لَهُمْ مَّا

Catatan:
Hukum ghunnah dibagi ke dalam 4 tingkatan, yaitu akmal, kamilah, naqishah, dan anqash.
1. Akmal
Artinya ghunnah paling sempurna. Ghunnah akmal adalah ghunnah pada nun dan mim ketika idgham. Nun dan mim yang diidghamkan ditandai dengan tasydid dan disebut juga ghunnah musyaddadah. Ketika melafalkan ghunnah pada tingkatan ini ghunnahnya sangat jelas dan dipanjangkan 2 harkat.
Contoh ghunnah akmal:
إِنَّا – مَلِكِ النَّاسِ - لَهُمْ مَّا - عَذَابٌ مُّقِيْمٌ

2. Kamilah
Artinya ghunnah sempurna. Ghunnah kamilah yaitu ghunnah pada nun dan mim ketika ikhfa’. Nun dan mim dibaca ikhfa’ dalam tiga keadaan yaitu ikhfa’ haqiqi, iqlab dan ikhfa’ syafawi. Mempraktikkan ghunnah kamilah adalah dengung sempurna dan ditahan 2 harkat.
Contoh ghunnnah kamilah:
فَصَبْرٌ جَمِيْلٌ - سَمِيْعًا بَصِيْرًا - وَمَاهُمْ بِـمُـؤْمِنِيْنَ

3. Naqishah
Artinya ghunnah yang kurang. Ghunnah naqishah adalah ghunnah pada nun dan mim ketika sukun dan idzhar. Pada nun dan mim yang sukun terdapat shifat tawasuth sehingga ghunnahnya sedikit mengalir namun tidak panjang sampai 2 harakat.
Contoh ghunnah naqishah:
عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ – مِنْ غَيْرِ - لِيَبْلُوَكُـمْ أَيُّكُمْ

4. Anqash
Artinya ghunnah yang paling kurang. Ghunah anqash adalah ghunnah pada nun dan mim yang berharakat baik fathah, kasrah atau dhammah.
Contoh ghunnah anqash:
أَحْسَنُ عَمَلًا - وَآمَنُوْا



Demikianlah sedikit pengetahuan yang bisa kami berikan kepada ikhwan & akhwat sahabat DA'I.
Semoga bisa menjadi manfaat bagi kita semua, serta dapat meneguhkan iman dan ketaqwaan kita semua.

Sehingga kita dapat mengambil hikmah dari apa yang kita dapatkan dari pengetahuan ini.
Sekian yang dapat kami sampaikan, segala kelebihan hanya dimiliki oleh ALLAH SWT, dan segala kekurangan dari kami pribadi.
JIKA terdapat kekurangan dari apa yang kami sampaikan, atau jika ada kritikan maupun masukan dalam hal apapun, jangan sungkan untuk menghubungi kami dibawah ini

DA'I, atau lengkapknya DidikAn Islam adalah sebuah situs yang dibuat dengan tujuan utama yaitu mempermudah kita manusia umumnya, ummat islam khususnya untuk menjalin silaturrahiim, dan saling berbagi informasi atau pengetahuan tentang islam.

Bagi ikhwan maupun akhwat yang mempunyai informasi, berita, maupun fakta tentang islam dan ingin menyalurkan bakatnya menulis dan berbagi, silakan hubungi kontak kami dibawah dengan melampirkan berisi tulisan yang berupa artikel.


Belum ada Komentar untuk "Hukum Ghunnah Musyaddadah"